Pajak Reklame

 

Nama dan Objek Pajak Reklame

Setiap penyelenggaraan Reklame dipungut pajak dengan nama Pajak Reklame. Objek Pajak Reklame adalah semua penyelenggaraan reklame.

Objek Pajak meliputi:

  1. reklame papan/ billboard/videotron/megatron dan sejenisnya;
  2. reklame kain;
  3. reklame melekat, stiker;
  4. reklame selebaran;
  5. reklame berjalan, termasuk pada kendaraan;
  6. reklame udara;
  7. reklame apung;
  8. reklame suara;
  9. reklame film/ slide; dan
  10. reklame peragaan.

 

Adapun yang tidak termasuk sebagai objek Pajak Reklame adalah:

  1. penyelenggaraan reklame melalui internet, televisi, radio, warta harian, warta mingguan, warta bulanan dan sejenisnya;
  2. label/merek produk yang melekat pada barang yang diperdagangkan, yang berfungsi untuk membedakan dari produk sejenis lainnya;
  3. nama pengenal usaha atau profesi yang dipasang melekat pada bangunan tempat usaha atau profesi diselenggarakan sesuai dengan ketentuan yang mengatur nama pengenal usaha atau profesi tersebut; dan
  4. reklame yang diselenggarakan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah.

 

Subjek dan Wajib Pajak Reklame

  1. Subjek Pajak Reklame adalah orang pribadi atau Badan yang menggunakan reklame.
  2. Wajib Pajak Reklame adalah orang pribadi atau Badan yang menyelenggarakan reklame.
  3. Dalam hal reklame diselenggarakan sendiri secara langsung oleh orang pribadi atau Badan, Wajib Pajak Reklame adalah orang pribadi atau Badan tersebut.
  4. Dalam hal reklame diselenggarakan melalui pihak ketiga, pihak ketiga tersebut menjadi Wajib Pajak Reklame.

 

Dasar Pengenaan Pajak Reklame

Dasar pengenaan Pajak Reklame adalah Nilai Sewa Reklame (NSR).  Dalam hal reklame diselenggarakan oleh pihak ketiga, Nilai Sewa Reklame (NSR) adalah ditetapkan berdasarkan nilai kontrak reklame.

Sementara itu, jika reklame diselenggarakan sendiri, maka Nilai Sewa Reklame (NSR) dihitung dengan memperhatikan faktor sebagai berikut :

  1. jenis reklame;
  2. bahan yang digunakan;
  3. lokasi penempatan;
  4. jangka waktu penyelenggaraan;
  5. jumlah media reklame; dan
  6. ukuran media reklame.

 

Jika Nilai Sewa Reklame (NSR) tidak diketahui dan/atau dianggap tidak wajar, maka Nilai Sewa Reklame (NSR) ditetapkan dengan menggunakan faktor-faktor di atas.

Adapun cara perhitungan Nilai Sewa Reklame (NSR) adalah sebagai berikut:

NSR         = HDPP + Nilai Strategis/NS

HDPP       = Harga Dasar Pemasangan dan Pemeliharaan

NS          = perkalian antara faktor-faktor sebagaimana dimaksud pada ayat dengan HDPP

Tarif dan Cara Penghitungan Pajak 

Tarif Pajak Reklame ditetapkan sebesar 25% (dua puluh lima perseratus). Adapun besarnya pokok Pajak Reklame yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif dengan dasar pengenaan pajak.